Thursday, 26 May 2016

Juventus Resmi Akan Mendatangkan Dani Alves


TURIN – Juventus dilaporkan resmi mendatangkan fullback Barcelona yakni Dani Alves. Seperti diberitakan Football Espana, Kamis (26/5/2016), Alves telah menandatangani kontrak selama dua tahun bareng Bianconeri –julukan Juventus.

Kabarnya, Juve tak perlu mengeluarkan uang transfer untuk mendatangkan personel Timnas Brasil tersebut. Padahal, pemain berusia 33 tahun itu masih terikat kontrak bareng Blaugrana –julukan Barcelona– hingga Juni 2017.

Tentu ada penyebab kenapa Alves dapat hengkang ke Juventus dengan status bebas transfer. Masih diberitakan Football Espana, dalam kontrak Alves menyebutkan, ia dapat hengkang ke tim lain kapan saja dengan status bebas transfer.

Karena itu, tak heran jika kabarnya klub asuhan Massmiliano Allegri mendapatkan mantan pemain andalan Sevilla tersebut. Selain itu, tenaga Alves memang sangat diandalkan Juve untuk mengarungi kompetisi 2016-2017.

Bagaimana tidak, untuk tampil di musim depan, Juve hanya memiliki Stephan Lichtsteiner untuk mengisi pos fullback kanan. Karena itu, kehadiran Alves berarti penting bagi perjalanan La Vecchia Signora pada musim depan.

Wednesday, 25 May 2016

#AI29: Rider MotoGP Harus Memiliki Mental Kuat

BOLOGNA - Pembalap Ducati, Andrea Iannone, mengaku selalu merasa demam tiap kali balapan. Meski demikian, Iannone menegaskan dirinya tak pernah merasa takut ketika ada di atas motor, karena memang begitulah seharusnya pembalap.

Iannone menyatakan adrenalinnya naik ketika menunggangi motor dengan kecepatan maksimal. Walaupun sadar ada banyak hal yang harus diatasi saat itu, pembalap berusia 26 tahun tersebut tidak pernah membiarkan dirinya takut pada apa pun.

“Anda tidak boleh punya rasa takut. Contohnya, ketika melakukan uji coba di Malaysia beberapa waktu lalu, saya mengendarai motor dengan kecepatan yang luar biasa, kemudian tiba-tiba mesin saya mati,” kata Iannone, seperti dimuat La Gazetta dello Sport.

“Pada momen seperti saat itu, apabila pikiran Anda langsung hancur, maka Anda akan merasa seperti seorang petinju yang dihancurkan dengan sekali pukulan,” sambung rider berkebangsaan Italia itu.

Iannone sejauh ini belum bisa memberikan performa yang konsisten. Saat ini, The Maniac Joe masih bertengger di posisi sembilan klasemen sementara pembalap dengan raihan 41 poin.

Tuesday, 24 May 2016

Pembalap Potensial Indonesia

PEMBALAP- potensial Indonesia, Ali Adrian, memastikan diri ikut bertarung di ajang CEV Moto2 European Championship 2016. Dalam persiapannya sepanjang musim ini, Adrian dilatih oleh pelatih asal Spanyol, David Garcia.

Garcia bukan sosok baru bagi Adrian. Mantan pembalap dari Negeri Matador tersebut sudah lama menangani dan bekerja sama dengan Adrian. Dengan kualitas yang dimilikinya, Adrian pun terlihat sangat percaya diri dan yakin Garcia akan menjadikannya pembalap hebat.

Kehebatan Garcia dalam melatih memang tidak perlu diragukan lagi. Betapa tidak, ia sudah mampu membawa salah satu anak didiknya menjadi juara dunia. Pembalap tersebut adalah Esteve Rabat atau yang lebih dikenal dengan Tito Rabat.

Keberhasilan Rabat menjuarai Moto2 musim 2014 tidak terlepas dari kontribusi tangan dingin Garcia. Garcia mampu menerapkan pola latihan dan strategi yang tepat hingga akhirnya pembalap yang kini membalap di MotoGP bersama Tim Estrella Galicia Marc VDS itu menjadi juara dunia di ajang balap kelas kedua.

Garcia sudah mengenal Rabat sejak 2010. Menurut media Spanyol, Diario de Almeria, saat itu Rabat sedang ingin naik kelas dari 125cc ke Moto2. Sadar dirinya adalah sosok yang dipilih, sejak saat itu Garcia selalu menganggap dan melatih Rabat seperti anaknya sendiri.


Monday, 23 May 2016

Cara Rossi Melupakan Insiden di Mugello

TAVULLIA – Valentino Rossi sudah move on alias melupakan insiden tak mengenakkan yang dialaminya dalam GP Italia akhir pekan lalu. Kala itu, motor pembalap Movistar Yamaha tersebut berasap sehingga memaksanya keluar dari balapan.

Balapan di depan publik sendiri, Rossi tampil percaya diri karena mengklaim pole position. Akan tetapi, posisi puncak yang dimiliki dia tak bertahan lama lantaran disalip rekan setimnya, Jorge Lorenzo.

Nasib sial yang dialami Rossi baru terjadi pada lap sembilan. Motor YZR-M1 milik The Doctor ngebul, dan ini merupakan did not finish (DNF) yang kedua dalam enam seri yang sudah digelar pada musim 2016.

Enggan berlarut-larut dalam mimpi buruk, Rossi kembali ke Tavullia. Di sana, The Doctor mengusir penat dengan mengendarai motornya di Motoranch pribadi. VR46 tampak bersenang-senang dan sudah melupakan insiden memalukan di Mugello.

 "Cara terbaik untuk melupakan hasil buruk, meluncur di Motoranch!" tulis Rossi dalam Facebook-nya, 

Sunday, 22 May 2016

Lorenzo Menang Dramatis di Mugello

Mugello - Juara bertahan Jorge Lorenzo keluar sebagai pemenang di MotoGP Italia. Lorenzo mengalahkan Marc Marquez menjelang garis finis untuk memenangi balapan.

Dalam balapan di Sirkuit Mugello, Minggu (22/5/2016), pebalap Movistar Yamaha itu tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 41 menit 36,535 detik. Lorenzo unggul hanya 0,019 detik dari Marquez di belakangnya.

Start dari posisi kelima, Lorenzo mengawali balapan dengan sangat baik sehingga bisa bersaing dengan pebalap dengan start terdepan, Valentino Rossi. Kedua rekan setim itu terlibat pertarungan sengit tapi kemudian berakhir usai Rossi mengalami masalah di motornya.

Lorenzo kemudian mendapat persaingan dari Marquez. Keduanya saling salip di lap-lap terakhir sebelum akhirnya Lorenzo keluar sebagai pemenang.

Andrea Iannone berhasil finis ketiga di depan Dani Pedrosa dan rekan setimnya Andrea Dovizoso.

Dengan kemenangan ini, Lorenzo masih di peringkat teratas klasemen dengan 115 poin, unggul 10 poin dari Marquez. Sedangkan Rossi di posisi ketiga dengan perolehan 78 poin.


Jalannya Balapan

Lorenzo melakukan start apik dengan melesat di barisan terdepan membuntuti Rossi di posisi pertama. Namun di tikungan pertama, Lorenzo berhasil mengambil posisi terdepan. Tiga pebalap crash: Loris Baz, Jack Miller, dan Alvaro Bautista.

Lap kedua, Rossi nyaris menyalip Lorenzo tapi buru-buru diambil alih kembali karena melebar saat melewati tikungan. Aleix Espargaro tetap di peringkat ketiga diikuti Marquez dan Pedrosa.

Di lap kelima, Marquez mulai unjuk kecepatan untuk bergabung dengan Lorenzo dan Rossi di barisan terdepan. Dovizioso berhasil menyalip Espargaro sedangkan Pedrosa tercecer di urutan keenam. 

Rossi masih mencari cara melewati Lorenzo. Beberapa kali upayanya sejauh ini masih gagal. Sampai lap ketujuh, jarak kedua pebalap anya 0,09 detik. Marquez dan Dovizioso dibelakang duo Yamaha, diikuti Pedrosa di posisi lima besar.

Bencana bagi Rossi. Di lap kedelapan Rossi melebar dari lintasan sehingga tercecer di urutan belakang. Tampak motornya mengalami kerusakan dan mengeluarkan banyak asap. Rossi terpaksa retired, keuntungan besar bagi Lorenzo.

Di lap kesepuluh, Lorenzo cukup nyaman di urutan pertama. Marquez berada di belakangnya dengan tertinggal 0,7 detik. Dovizioso di urutan ketiga. 

Balapan belum berakhir. Marquez mampu membayangi Lorenzo di lap ketiga belas dengan jarak kedua pebalap kini hanya terpaut 0,3 detik saja. Dovizioso di posisi ketiga dengan jarak lebih dari dua detik. Iannone membuntuti diikuti Pedrosa.

Di lap ke-16, Iannone akhirnya mampu menyalip Dovizioso untuk menduduki posisi ketiga. Dovizioso kembali mendapatkan posisi ketiga saat balapan tersisa enam lap. Pedrosa berhasil mendekati duo Ducati itu untuk memperebutkan posisi ketiga di akhir balapan.

Kesalahan Dovizioso yang melebar di tikungan pada lap ke 18 dimanfaatkan Pedrosa untuk merebut urutan keempat di belakang Iannone. Vinales di urutan keenam di depan Bradley Smith, Espargaro, dan Petrucci.

Marquez sempat menyalip Lorenzo dalam tikungan di lap ke 19, tapi Lorenzo segera mendapatkan kembali tempatnya setelah Marquez sedikit melebar. Iannone, Pedrosa, dan Dovizioso di barisan kedua.

Di lap ke-20, Pedrosa sukses menyalip Iannone guna mendapatkan urutan ketiga. Di balap berikutnya, Marquez kembali mendahului Lorenzo di tikungan pertama, tapi lagi-lagi tak mampu menjaga posisinya. Pedrosa dan Iannone masih teribat pertarungan tapi pebalap yang disebut terakhir mampu memperoleh tempatnya kembali. 

Marquez akhirnya benar-benar mampu menyalip Lorenzo di lap terakhir. Saling salip kembali terjadi, tapi Marquez kali ini bisa menjaga posisi terdepan. Akan tetapi beberapa saat menjelang finis, Lorenzo bisa mendahului Marquez dalam menyentuh garis finis.

Hasil Lengkap MotoGP Italia
Nama Pebalap-Tim-Waktu

1. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 41m 36.535s
2. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 41m 36.554s
3. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 41m 41.277s
4. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 41m 41.445s
5. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 41m 42.791s
6. Maverick Viales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 45.205s
7. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 41m 49.875s
8. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 41m 51.133s
9. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 41m 55.178s
10. Michele Pirro ITA Ducati Team (Desmosedici GP) 41m 58.833s
11. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 42m 4.471s
12. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 42m 12.247s
13. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 42m 14.567s
14. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 42m 16.629s
15. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 42m 36.346s
16. Yonny Hernandez COL Aspar MotoGP Team (Desmosedici GP14.2) 42m 40.932s

Tidak Finis
Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 
Scott Redding GBR Octo Pramac Yakhnich (Desmosedici GP15) 
Jack Miller AUS Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 
Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 
Loris Baz FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14.2) 



Anggapan Lorenzo Mengenai Hasil Kualifikasi Rossi

Mugello - Jorge Lorenzo menyindir rekan setimnya di Movistar Yamaha, Valentino Rossi, untuk pole yang diraih. Dia menyebut hasil itu bukan buah usaha sendiri.

Rossi seperti diketahui berhasil merebut posisi start terdepan pada balapan MotoGP Italia di Mugello, Minggu (22/5/2016) malam nanti. Dia diikuti Maverick Vinales dan Andrea Iannone di posisi tiga terdepan.

Hasil kualifikasi itu menjadi topik pembicaraan karena Rossi dan Vinales dinilai telah bekerja sama di sesi tersebut demi mendapatkan waktu terbaik. Khusus untuk Rossi, Lorenzo menilai sejak awal rekan setimnya itu tak terlalu cepat tapi bisa tiba-tiba melesat di kualifikasi.

Rossi memang hanya menempati posisi enam dan delapan di sesi latihan bebas dua dan tiga --tak turun di sesi pertama karena hujan-- dengan selisih sekitar 0,5 dari pebalap tercepat. Pada dua sesi tersebut catatan waktu terbaik pebalap asal Italia itu adalah satu menit 47,540 detik, namun tiba-tiba meningkat menjadi satu menit 46,504 detik di kualifikasi.

"Strategi saya adalah untuk menjalaninya sendiri, melakukan putaran secepat mungkin," kata Lorenzo dikutipMotorsport.

"Para pebalap lain bertindak bagus untuk mencari atau menunggu seseorang, dan tampaknya kasus dengan Rossi dan Vinales itu tidak murni kualitas, itu adalah strategi yang mereka punya."

"Saya membuat tiga catatan waktu putaran dan contohnya Rossi, sampai lap terakhir yang satu menit 36,5 detik (sic), tidak begitu cepat. Tapi pada akhirnya dia mengikuti Vinales dan meningkat satu detik," imbuh pebalap yang musim depan posisinya di Yamaha akan digantikan Vinales ini.