Sunday, 8 May 2016

Barcelona - Luis Suarez pernah mendapatkan trofi Sepatu Emas namun gagal juara bersama Liverpool. Suarez p
un tak ingin hal itu terjadi lagi bersama Barcelona musim ini.

Di musim terakhirnya berseragam Liverpool yakni 2013/2014, Suarez tampil trengginas dengan torehan 31 gol yang membuat meraih Golden Shoe (Sepatu Emas) sebagai perlambang pemain tertajam di Eropa. Dia berbagi dengan Cristiano Ronaldo.

Sayangnya pencapaian pribadi itu tak disertai keberhasilan Liverpool juara liga karena terpeleset di pekan-pekan terakhir dan akhirnya disalip Manchester City.

Dua tahun berselang, kondisi yang sama kembali ditemui Suarez. Saat ini pemain Uruguay tersebut memimpin daftar topskorer La Liga dengan 37 gol, unggul empat gol dari Ronaldo. Sementara Barca ada di puncak klasemen menjelang pekan terakhir dengan 88 poin, unggul satu angka di atas Real Madrid.

Peluang besar tentunya bagi Suarez menjadi El Pichichi dan kembali merebut sepatu emas. Tapi, Suarez lebih fokus membawa Barca jadi juara liga di pekan terakhir.

Yang Barca harus lakukan adalah menang atas Granada di laga terakhir, dan hasil apapun yang diraih Madrid tak akan berpengaruh lagi.

"Saya senang bisa membantu tim, tapi memenangi El Pichichi dan Sepatu Emas tidak ada artinya jika kami gagal juara liga," ujar Suarez seperti dikutip Soccerway.

"Saya memenangi Sepatu Emas di Liverpool tapi kami gagal juara liga," sambungnya.

"Saya sangat bangga dengan apa yang saya lakukan, tapi kredit pantas diberikan ke seluruh tim," tutupnya.

Saturday, 7 May 2016

#MV25 Segera Putuskan Masa Depannya di MotoGP

Le Mans - Maverick Vinales belum memutuskan di mana akan melanjutkan karier balapnya musim depan. Jawaban atas pertanyaan tersebut mungkin saja diketahui pada race selanjutnya di Mugelo.

Ke mana Vinales akan berlabuh musim depan menjadi salah satu teka-teki paling menarik dalam pergerakan pebalap MotoG
P musim ini. Dengan banyak pebalap papan atas habis kontrak bersama timnya masing-masing, perpindahan satu pebalap akan memengaruhi perpindahan yang lain.

Meski masih muda Vinales bisa saja memegang kunci atas transfer-transfer pebalap yang lain. Sebabnya adalah karena dinilai punya potensi sangat besar, dengan Yamaha dan Honda sempat menyatakan tertarik mendapatkan tanda tangannya.

Rumornya ke Yamaha kini berebus paling kuat, terutama setelah Jorge Lorenzo menyeberang ke Ducati. Namun beberapa hari lalu sempat beredar kabar kalau Vinales pada akhirnya memutuskan untuk bertahan di Suzuki, yang memunculkan rumor lain bahwa Dani Pedrosa yang pada akhirnya akan diboyong Yamaha sebagai rekan Valentino Rossi.

Tapi Vinales ternyata belum membuat keputusan soal masa depannya. Usai meraih podium pertama sepanjan kariernya, Vinales menyebut kalau dia akan secepatnya membuat keputusan itu. Diyakini rider 21 tahun itu akan membuat keputusan setelah dia pulang ke Spanyol dan mengumumkannya di seri selanjutnya, yang dilangsungkan di Mugello pada 22 Mei mendatang.

"Keputusannya akan sangat sulit tapi setiap hari saya semakin yakin dan pada akhirnya saya akan membuatnya," ucap Vinales.

"Saya harus berpikir di rumah saat semuanya lebih santai. Butuh waktu untuk memikirkannya dan sulit berkonsentrasi (dengan) ratusan pertanyaan, jadi secepat saya bisa, saya akan membuat keputusan itu," lanjutnya dikutip dari Crash.

Setelah berhasil meraih podium pertama bersama Suzuki bisa saja membuat Vinales pada akhirnya memilih bertahan di tim tersebut. Namun dia membantah kalau apa yang diraih di Le Mans akan memberi pengaruh atas keputusan yang akan diambil.

Friday, 6 May 2016

Juve Masih Ragu agar Dapat Menangi Liga Champions

Turin - Sejak kembali berkiprah di Liga Champions musim 2009-10, Juventus belum lagi meraih prestasi tertinggi. Bianconeri masih penasaran untuk menjadi juara lagi.

Prestasi terbaik Juve adalah menempati posisi runner-up musim lalu. Mereka kalah dari Barcelona saat melakoni pertandingan final.

Di musim ini, langkah Juve terhenti di babak 16 besar. Mereka disingkirkan oleh wakil Jerman, Bayern Munich.

Bek Juve, Stephan Lichtsteiner, bilang bahwa Liga Champions masih impian yang hendak dicapai Si Nyonya Tua di masa mendatang.

"Liga Champions masih menyakitkan, untuk beberapa saat melihat tim lain yang akan bermain laga final. Itu menjadi misi kami di masa depan," kata Lichtsteiner di Football Italia.

"Saya tak tahu apakah kami bisa melakukannya, tapi tahun lalu kami memainkan laga final dan tahun ini kami harus melakoni pertandingan penting melawan Bayern Munich dan bisa bermain cukup bagus."

"Jadi, kami sudah lebih dekat lagi untuk memenangi suatu hal yang lebih penting," imbuhnya.

Thursday, 5 May 2016

Ibrahimovic: Datang Sebagai Idola, Pergi Bagaikan Legenda

Paris - Paris Saint-Germain akan menjalani laga terakhir di Parc des Princes. Laga itu sekaligus jadi laga kandang terakhir Zlatan Ibrahimovic bersama PSG.

Ibrahimovic, yang didatangkan dari AC Milan pada Juli 2012, menghabiskan empat musim bersama PSG. Dalam rentang empat musim itu, penyerang asal Swedia tersebut membantu PSG meraih empat gelar juara Liga Prancis, satu Piala Prancis, dan tiga trofi Piala Liga Prancis.

Beberapa bulan lalu, Ibrahimovic mengatakan bahwa ia akan meninggalkan PSG begitu musim ini selesai. Ketika ditanya apakah mungkin ia mengubah keputusannya, Ibrahimovic --dengan bercanda-- mengatakan, "Aku akan tinggal kalau mereka mau mengganti Menara Eiffel dengan patungku."

Laga melawan Nantes di Parc des Princes akhir pekan ini pun akan jadi laga terakhirnya bersama PSG. Lewat akun Facebook-nya, Ibrahimovic mengucapkan salam perpisahan yang sangat "khas Ibra".

"Besok akan jadi laga terakhirku di Parc des Princes. Aku datang selayaknya raja, pergi selayaknya legenda," tulis Ibrahimovic.

Selama empat musim membela PSG --hingga sejauh ini-- Ibrahimovic sudah tampil 121 kali di Liga Prancis dan mencetak 111 gol.

Secara total, sejauh ini ia sudah tampil dalam 178 pertandingan di semua ajang dengan kostum PSG. Dalam 178 pertandingan itu, ia mencetak 152 gol.

Wednesday, 4 May 2016

Torres Terkejut Bergabung Dengank Skuat Spanyol di Euro 2016

Madrid - Fernando Torres tidak berharap yang muluk-muluk. Andai ia masuk skuat timnas Spanyo

l, Torres mengaku bakal amat terkejut.

Satu demi satu, timnas kontestan Piala Eropa 2016 sudah mengumumkan skuat untuk turnamen empat tahunan tersebut. Beberapa yang sudah mengumumkan skuatnya adalah Belgia dan Prancis.

Sudah lama Torres tidak masuk dalam skuat timnas Spanyol. Musim ini, performanya juga baru membaik menjelang musim berakhir. Dalam 10 pertandingan terakhir bersama Atletico Madrid di semua ajang, Torres mencetak 6 gol dan membuat 3 assist.

Dengan menanjaknya performa itu, Torres pun digadang-gadang untuk masuk skuat La Furia Roja. Kendati memimpikannya, Torres tetap tidak mau banyak berharap.

"Sudah dua tahun sejak terakhir kali saya terlibat dengan timnas Spanyol dan bakal mengejutkan kalau saya masuk ke dalam daftar," ujar Torres kepada EFE.

"Tapi, saya harap, saya berada dalam rencana Vicente del Bosque."

"Saya tidak mau bicara soal pemilihan skuat karena bisa disalahartikan. Tapi, saya tidak pernah bermasalah dengan pilihan pelatih dan saya selalu mengerahkan kemampuan terbaik kalau dipilih."

"Kalau saya tidak mau dipilih, saya pasti sudah mundur dan saya tidak pernah melakukan itu," kata Torres.

Torres juga sempat merendah ketika ditanya sebelum ini. Ia menyebut, daripada memanggil dirinya, lebih baik Del Bosque memanggil rekan setimnya di Atletico, Saul Niguez.

Monday, 2 May 2016

Aguero: Guardiola Memang Cocok untuk City


Manchester - Striker Manchester City, Sergio Aguero, sudah bersiap menyambut manajer tim, Josep Guardiola. Penyerang asal Argentina itu berharap gaya melatih Guardiola cocok dengan City.

Guardiola sudah ditunjuk menjadi manajer City pada awal Februari lalu. Dia menggantikan oleh Manuel Pellegrini yang sudah menangani City sejak awal musim 2013-14.

Catatan bagus Guardiola saat menangani Barcelona dan Bayern Munich menjadi penarik minat City untuk merekrut manajer asal Spanyol itu.

Bersama Barca, Guardiola memenangi sebanyak 14 trofi mayor ataupun minor. Sementara saat menjadi arsitek Die Roten, dia memenangi sebanyak tujuh trofi. Catatan itu masih bisa bertambah andai berhasil memenangi final DFB-Pokal akhir pekan ini melawan Borussia Dortmund.

Aguero pun berharap gaya melatih Guardiola bisa cocok dengan City agar bisa membawa tim lebih banyak meraih trofi. Dia sudah mendapatkan bocoran soal Guardiola dari rekannya di tim nasional Argentina, Lionel Messi.

"Kami berharap dia bisa cepat menyesuaikan diri dengan tim," harap Aguero seperti dilansir oleh Sport.

"Leo (Messi) bilang pada saya bahwa Pep itu impresif dan semua pemain yang tahu tentang dia selalu bilang hal yang baik mengenai dia."

"Dia merupakan pelatih yang memberi banyak tekanan, dan terkadang pemain membutuhkan itu. Saya pikir kedatangannya penting untuk kami. Kami berharap bahwa dia cocok dengan tim, tahun ini begitu fundamental agar bisa melaju lebih jauh lagi," imbuhnya.